23 Nov 2010

Lagi: Kenapa?

Saya sering iri sama mereka yang bisa tertawa walaupun ada masalah besar di kepalanya.
Saya juga iri melihat mereka yang bisa berpikir luas tentang dunia dan bisa melakukan hal yang nyata.

Saya nggak bisa berhenti bertanya, kenapa yang saya bisa cuma menyusun kata tanya yang nggak ketemu juga apa jawabnya?

Walaupun mungkin ada,
tapi kenapa saya nggak pernah tau di mana?

Atau mungkin ini semua,
karena saya yang terlalu suka berada dalam drama?

Apa kamu juga?

2 komentar:

Ancelimus mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Anselmus Randy Marsha mengatakan...

Lagi galau ya? Hahahaha.