Similar


Apa kesamaan dari:

Late Night

Dan pernah nggak sih kamu mikir
kalo setiap 'hehe' yang saya tulis buat kamu
itu sekedar menunjukkan bahwa pembicaraan kita menyenangkan.
Biar kamu nggak tau saya selalu takut nunggu kata berikutnya yang akan muncul.
Takut kalau-kalau ketakutan saya beneran jadi kenyataan.

Pernah nggak sih kamu sadar
kalo setiap 'haha' yang saya tulis untuk kamu
itu satu-satunya kata yang bisa saya bilang.
Bukan, bukan menertawakan kamu,
tapi justru diri saya sendiri yang masih nggak bisa nerima kenyataan.

Apalagi ketika kamu sebut satu nama
dan saya cuma bisa bilang..
'ooh'
....


purely come across my mind,
no offense.

(Backward) Progress

Entah kenapa, sejak saya kuliah, banyak banget kemunduran yang saya rasain.
  • Saya jadi gampang ngantuk. Penyakit insomnia saya semakin parah dan akhirnya pengaruh banget ke produktivitas saya di siang hari.
  • Saya jadi nggak suka baca. Saya jadi nggak tahan untuk baca tulisan panjang.. Ini sangat bermasalah banget dikarenakan kebutuhan untuk baca buku pelajaran semakin tinggi sedangkan kema(mp)uan untuk membaca berkurang drastis. Sialnya lagi, ini dipertegas dengan adanya beberapa novel yang saya beli berbulan-bulan lalu belum selesai juga sampai sekarang.
  • Saya jadi nggak bisa rapi. Kertas-kertas saya lecek dan berantakan ke mana-mana. Map yang saya beli waktu SMA untuk kertas BTA, nggak guna untuk nyimpen hand out. Meja saya yang tadinya clean sekarang penuh barang nggak penting. Nggak suka liatnya, tapi kapan beresinnyaaaaa..
  • Saya jadi nggak berhenti menunda. Ini fatal karena deadline tugas yang bertubrukan satu sama lain harus diimbangi dengan time management skill. Ke mana sifat ter-organized yang waktu SMA paling saya banggain?
  • Saya jadi gampang menyumpah dan mengeluh. Mulut saya kayanya gampang banget ngeluarin keluhan yang sebenernya nggak penting. Mood saya juga bisa dengan gampang berubah..
dan yang terakhir..
  • Saya jadi kembali ke mental anak SMP. Tanya kenapa.

Dear Santa


1. a graphic tablet



2. this cute little pug puppy


3. a life like doll I saw at PIM



4. the most adorable iphone 3gs (white!)
semua orang berhak berharap kan?

Don't know why, but..

Saya selalu percaya, semua benda mati punya bahasa.
Kursi bisa aja berbisik kepada meja, ngomongin betapa munafiknya manusia.

Saya selalu percaya, ada saya yang lain di diri saya.
Dan itu menjelaskan kenapa saya sering nggak sadar akan apa yang sedang saya lakuin.

Saya selalu percaya, surga itu ada.
Bagaimanapun wujudnya, saya yakin ada.

Saya selalu percaya, mimpi dalam tidur itu akan terjadi, suatu hari.
Dan itu yang bikin saya senang setiap saya mimpi bagus dan sedih berkepanjangan saat mimpi saya buruk.

Saya selalu percaya, di luar Bimasakti ada Bumi yang lain.
Mereka juga berpikir hal yang sama kayak manusia di dunia yang saya tinggalin ini.

Saya selalu percaya, ada negeri di atas awan.
Ini impian masa kecil saya yang terus membantu saya berimajinasi kalo lagi suntuk.

Saya selalu percaya, memaafkan itu memudahkan segalanya.
Tapi akhir-akhir ini kata maaf terlalu biasa dan jadi nggak ada artinya.

Saya selalu percaya, Tuhan mendengar doa saya.
Hanya saja, sisi manusiawi saya belum selalu siap menerima jawab-Nya.

Brand new day

Akhirnya, blog saya berwarna putih juga.. Hahha. Mungkin sedikit berlebihan, tapi ngubah layout jadi putih itu butuh banyak pertimbangan buat saya. Dan mungkin emang nggak penting, tapi perubahan ini cukup berarti karena berkaitan dengan kehidupan sekarang.

Banyak hal yang udah berubah sejak akhirnya saya resmi jadi seorang mahasiswi. Berubah baik dan berubah buruk, ya semua emang selalu ada bagiannya. Terutama sebulan terakhir, terlalu banyak hal yang terjadi. Sakit? Iya. Sedih? Nggak usah ditanya.. Haha. Tapi ternyata semua bisa saya lewatin kok. Dan nyatanya, hari ini saya bisa ketawa lagi.

Terus, kenapa putih?
Karena saya mau ngulang semuanya dari awal.
Dan nggak cuma itu, tapi judul blog dan header saya juga ikut berubah.

The sky is the limit.
Quotes ini sering banget ada, dan itu jadi pemacu untuk saya untuk nggak berhenti bermimpi. Dan seperti dosen saya selalu berkata, semua selalu berawal dari mimpi. Nggak ada batasan setinggi apa kita bermimpi, karena cuma langit itu batasnya.

Oh, dan kalo sempet, saya pengen bisa rajin bikin ilustrasi-ilustrasi di tiap posting.. Ya semoga aja bisa.

Sekian prolog dari hari saya yang baru :)

bintang dan matahari

tau kenapa saya sebut kamu bintang?

bintang itu
ada, nyata,
terlihat, bahkan dari kamar saya

tapi bintang terlalu tinggi
terlalu jauh,
dan saya terlalu kecil untuk menggapainya
begitu juga kamu

tau kenapa saya sadar kalau saya memang matahari?

matahari ada
dan itu siang namanya

bintang ada
dan itu malam adanya

dan seperti Alkitab pernah bercerita,
siang malam dicipta untuk melengkapi
dan bukan untuk saling menemani
begitu juga kita