27 Feb 2015

Menantang Hujan

Selama ini ia benci Hujan.
Ia beli payung berbagai ukuran,
jas hujan dengan warna menawan, 
sepatu anti air dengan kualitas tak diragukan.
Lalu kemudian Hujan tidak datang selama beberapa pekan.
Sial, lalu apa gunanya semua perlengkapan?
Ia pikir ia benci Hujan.
Memang, tapi bukan dalam bentuk "tanpa pertemuan".
Ia perlu Hujan.
Untuk dilawan.



_____________________________________
Kebon Sirih, 27 Februari 2015
di penghujung musim penghujan

22 Jan 2015

Dari Embun kepada Rumput

Hanya minta satu hal ini,
Supaya kamu tidak berhenti
Menjadi tempat saya kembali
Setiap pagi..


Atau.. setiap kali.

____________________________
Di kala yang bukan lagi pagi
Januari 2015

12 Jan 2015

Sedia Payung?

+ Gawat. Hujan deras.
- Bukannya sudah tahu?
+ Ya, tapi mana saya tahu akan sederas ini! Kita cuma tahu akan hujan.
- Apa bedanya? Gerimis dan badai, intinya hujan. Bukannya kita sudah yakin untuk siap basah?


____________________________
langit semakin mendung..
Kebon Sirih, 2015