12 Nov 2008

Mimpi dan Musuh Sejati


Detik tak akan mati
Ia akan terus berlari
Bahkan, sampai tidak kita sadari


Sayang, hidup punya batas
Selalu ada awal dan akhir yang lugas
Ya, seperti dalam pentas
Meski tak selalu lebih jelas


Tapi kita punya mimpi
Tentang apa yang ingin kita miliki
Tentang apa yang kita harapkan terjadi
Tanpa semua ini
mungkin kita mati



Dan mimpi yang terpendam
Bukan hanya untuk diperam
Kejar, sampai bisa kita genggam


Namun, waktu adalah musuh sejati
Detik tak akan pernah mati
Ia akan terus berlari
Bahkan, sampai tidak kita sadari


Jakarta,November 2008
tugas Bahasa Indonesia kelas XII

Tidak ada komentar: