Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2010

Surga Dunia

Lokasinya sekitar 2 jam penerbangan dari Soekarno Hatta, mengarah ke barat laut. Pulau besar yang juga sempat hancur karena tsunami waktu itu sekarang udah recovery dan bahkan disebut-sebut sebagai tujuan wisata utama di Asia, sering disejajarkan dengan Bali.
Satu hal yang bener-bener menyenangkan, tempat ini bisa untuk wisata pantai dan gunung! Gunung dalam arti... beneran gunung. Ada air terjun, jalan super menanjak, bahkan lebih curam dari jalanan menuju Puncak waktu saya ke sana. Dan itulah kenapa menurut saya, Phuket beneran kayak surga yang ngasih apa aja.
Good place Waktu kemarin saya ke sini, saya stay di daerah Patong selama 6 hari. Di sini daerahnya rame banget, banyak kafe, night club, pedagang-pedagang makanan pinggir jalan, pokoknya bener-bener pusat keramaian. Mungkin kalo diumpamain, ini adalah Kuta-nya Phuket. Nggak salah juga sebenernya, soalnya kalo dibandingkan dengan daerah lain seperti Kamala Beach, Phang Nga, dan sebagainya, kelihatannya Patong itu jauh lebih rame..

Tropical Christmas

Maya Bay
I love this place, the beach, the sky, the ocean, the fish, those people, the food, the laughter, and everything thank God for this magical Christmas.
Wish you all the blessings as well :)

Kertas

"Dia ga sadar dia itu kertas, yang hidupnya ditulis sama orang lain"
Itu kata-kata yang kelihatannya terlalu melankolis. Dan tebak itu muncul darimana.
Bukan dari film yang saya tonton (mengingat belakangan otak saya nggak kuat nonton film berbobot). Bukan dari buku yang saya baca (apalagi sekarang saya udah jarang baca lagi..). Bukan dari alter ego saya yang suka muncul kalo menulis blog dan membuat saya suka mengeluarkan kata-kata yang terdengar sok dewasa.
Kata-kata itu muncul dari mimpi.
Oke, mungkin ini aneh.. Tapi saya juga nggak ngerti kenapa kata-kata itu muncul gitu aja di mimpi saya, apalagi ceritanya hal tersebut diucapkan seseorang yang entah siapa ke saya. Seakan itu membicarakan saya..
Dan ketika saya bangun, kalimat itu terus terulang-ulang. Saya juga nggak ngerti kenapa. Mungkin ini cuma sekedar pesan dari alam bawah sadar saya. Sedikit menyadarkan, kalo kita boleh punya harapan dan keinginan sendiri. Toh hidup ini hidup kita.