27 Nov 2009

Don't know why, but..

Saya selalu percaya, semua benda mati punya bahasa.
Kursi bisa aja berbisik kepada meja, ngomongin betapa munafiknya manusia.

Saya selalu percaya, ada saya yang lain di diri saya.
Dan itu menjelaskan kenapa saya sering nggak sadar akan apa yang sedang saya lakuin.

Saya selalu percaya, surga itu ada.
Bagaimanapun wujudnya, saya yakin ada.

Saya selalu percaya, mimpi dalam tidur itu akan terjadi, suatu hari.
Dan itu yang bikin saya senang setiap saya mimpi bagus dan sedih berkepanjangan saat mimpi saya buruk.

Saya selalu percaya, di luar Bimasakti ada Bumi yang lain.
Mereka juga berpikir hal yang sama kayak manusia di dunia yang saya tinggalin ini.

Saya selalu percaya, ada negeri di atas awan.
Ini impian masa kecil saya yang terus membantu saya berimajinasi kalo lagi suntuk.

Saya selalu percaya, memaafkan itu memudahkan segalanya.
Tapi akhir-akhir ini kata maaf terlalu biasa dan jadi nggak ada artinya.

Saya selalu percaya, Tuhan mendengar doa saya.
Hanya saja, sisi manusiawi saya belum selalu siap menerima jawab-Nya.